Infodagang.com, PATI – Komitmen Kabupaten Pati dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif kembali membuahkan hasil.
Sejumlah delegasi investor asal Cina secara resmi melakukan kunjungan strategis untuk menjajaki potensi sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Pati, Minggu (8/3).
Kunjungan diawali dengan audiensi eksklusif bersama Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, di Pendopo Kabupaten Pati.
Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi pemerintah daerah untuk memaparkan keunggulan kompetitif Pati sebagai daerah yang “Pro-Investasi” di Jawa Tengah.
Plt. Bupati menegaskan bahwa kehadiran investor internasional ini adalah bukti nyata bahwa infrastruktur dan sumber daya manusia di Pati siap bersaing secara global.
“Masuknya investasi mancanegara ke Kabupaten Pati bukan sekadar soal modal, tapi soal akselerasi lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kami. Kami berkomitmen memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha,” ujar Risma Ardhi Chandra.
Eksplorasi Lapangan: TPI II Juwana & Pulau Seprapat
Untuk memberikan gambaran konkret, rombongan investor langsung bertolak menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) II Juwana.
Lokasi ini merupakan pusat ekonomi perikanan tangkap terbesar yang menjadi tulang punggung ekspor daerah.
Selain TPI, peninjauan berlanjut ke Kawasan Pulau Seprapat Juwana. Kawasan ini diproyeksikan menjadi zona strategis pengembangan industri maritim terintegrasi.
Dengan posisi geografis yang menguntungkan, Pulau Seprapat dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi untuk pembangunan hilirisasi produk perikanan.
“Kami ingin investor melihat langsung ekosistem yang sudah terbentuk di sini. Dari hulu ke hilir, Pati memiliki rantai pasok perikanan yang sangat kuat. Kami berharap ini menjadi awal dari kemitraan strategis yang berkelanjutan,” tambah Chandra.
Pemerintah Kabupaten Pati terus mendorong program hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Masuknya investasi dari Cina diharapkan mampu membawa alih teknologi (transfer of technology) yang dapat meningkatkan kualitas olahan perikanan Pati di pasar internasional.
Dengan birokrasi yang transparan dan keamanan wilayah yang terjaga, Kabupaten Pati optimis mampu menjadi magnet investasi baru di sektor maritim Indonesia, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat pesisir. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE