Infodagang.com, PATI — Di tengah gempuran tren kecantikan modern, Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) “Melati” Kabupaten Pati dan Rembang berkomitmen untuk tetap menjaga marwah tradisi.
Hal ini ditegaskan dalam acara pengukuhan kepengurusan baru DPC HARPI “Melati” masa bakti terbaru yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (26/4/2026).
Pelindung DPC HARPI “Melati” Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardi Candra, menyampaikan bahwa organisasi ini merupakan garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan seni dan budaya lokal melalui tata rias pengantin.
Menurut Ibu Dwi Risma Ardi Candra, profesi perias bukan sekadar memberikan layanan estetika, melainkan sebuah misi untuk mempertahankan identitas bangsa.
“Peran perias sangat strategis. Di tengah arus modernisasi yang kian pesat, kita harus memastikan jati diri sebagai bangsa yang kaya akan budaya tidak luntur,” ungkapnya dalam sambutan resmi.
Selain urusan tradisi, kepengurusan baru ini didorong untuk lebih lincah dan adaptif.
Dinamika tren kecantikan serta perkembangan teknologi menuntut para anggota HARPI untuk terus meningkatkan kapasitas diri.
Berikut adalah poin utama yang ditekankan dalam pengukuhan tersebut:
1. Inovasi Berkelanjutan: Terus mengikuti tren global tanpa mencabut akar budaya lokal.
2. Peningkatan Kompetensi: Mengasah keahlian teknis dan pemanfaatan platform digital untuk jasa rias.
3. Profesionalisme: Memperkuat soliditas organisasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang kian kompetitif.
Ibu Dwi Risma Ardi Candra juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus periode sebelumnya.
Dedikasi mereka dianggap sebagai fondasi kuat yang memungkinkan HARPI tetap relevan dan profesional hingga saat ini.
“Capaian pengurus terdahulu adalah modal penting bagi kita. Semoga kerja keras yang telah dilakukan menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE