Misteri Keberadaan Plt Bupati Pati Saat Demo JMPPK Memanas
0:00
--:--
Misteri Keberadaan Plt Bupati Pati Saat Demo JMPPK Memanas
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Misteri Keberadaan Plt Bupati Pati Saat Demo JMPPK Memanas

X
Misteri Keberadaan Plt Bupati Pati Saat Demo JMPPK Memanas
Baca 15 detik
  • Berikut ringkasan padat 80 karakter dalam 3 poin sesuai permintaan:
  • Aksi damai Hari Anti-Tambang di Pati ricuh usai oknum bakar atribut aparat.
  • Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra absen temui massa, diduga di hotel Solo.
  • Publik kritik krisis kehadiran pemimpin saat warga tuntut keadilan lingkungan.

Infodagang.com, PATI — Aksi damai Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK) dalam memperingati Hari Anti-Tambang di depan Pendopo Kabupaten Pati, Jumat (29/5/2026), berakhir dengan ketegangan dan tanda tanya besar.

Bukan hanya diwarnai insiden pembakaran atribut aparat, aksi ini juga menyisakan sorotan tajam publik terkait “pelesiran” politik elite birokrasi di tengah jeritan warga.

Suasana aksi yang semula berjalan tertib mendadak memanas saat seorang oknum tak dikenal merangsek ke pagar Pendopo Pati.

Tanpa diduga, oknum tersebut menyulut api dan membakar spanduk bergambar Kapolresta Pati yang terpasang di sana.

Melihat kobaran api yang mulai membesar, petugas keamanan bergerak cepat menyemprotkan alat pemadam api ringan (APAR) untuk mengendalikan situasi.

Koordinator Lapangan JM-PPK, Bambang Sutiknyo, langsung angkat bicara dan menegaskan bahwa tindakan anarkis tersebut bukan bagian dari agenda mereka.

“Kami tegaskan bahwa JMPPK tidak mengundang pihak manapun di luar massa aksi kami. Namun karena flyer atau undangan aksi kami bersifat terbuka, kemungkinan ada pihak-pihak lain yang hadir dari informasi tersebut,” ujar Bambang.

Misteri “Menghilangnya” Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra

Di tengah kepulan asap APAR dan orasi warga Kendeng yang menuntut keadilan lingkungan, ada satu pemandangan kontras di dalam Pendopo: kursi nomor satu di Kabupaten Pati kosong.

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, sama sekali tidak menampakkan diri untuk menemui massa.

Alih-alih dihadapi oleh kepala daerah, perwakilan JM-PPK akhirnya hanya diterima untuk audiensi oleh Pj Sekda Pati, Siti Subiati.

Keberadaan Chandra pun memicu spekulasi dan investigasi mini di lapangan.

Ke mana sang pemimpin saat rakyatnya mengetuk pintu Pendopo?

Tim redaksi mencoba menelusuri kejelasan agenda Plt Bupati Pati pada hari H aksi.

Berdasarkan konfirmasi dari internal birokrasi, didapatkan dua versi jawaban yang kabur:

Versi Pejabat Pati: Salah satu pejabat yang enggan disebutkan namanya hanya menjawab normatif, “Hari ini Pak Plt di luar.”

Versi Rapat Hotel: Informasi lain yang dihimpun menyebutkan bahwa ketidakhadiran Chandra karena ia sedang menghadiri agenda rapat di The Sunan Hotel, Solo.

Kritik Publik: Krisis Kehadiran Pemimpin di Saat Krusial

Absennya Risma Ardhi Chandra memicu kritik pedas dari masyarakat.

Isu tambang di Pegunungan Kendeng adalah persoalan klasik yang krusial dan berlarut-larut.

Masyarakat Pati berharap, dalam momentum krusial seperti Hari Anti-Tambang, seorang kepala daerah memiliki keberanian moral untuk berdiri, mendengarkan, dan merangkul aspirasi massa secara langsung, bukan mendelegasikannya ke pejabat lapis kedua. (tim)

Advertisement

Next Article

KAI Logistik Kirim 25 Kereta ke Sumatera, Dukung Penguatan Mobilitas Penumpang di Sumbagsel

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.