Infodagang.com, PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengambil langkah cepat dalam merespons keluhan sektor pertanian.
Ketua DPRD Kabupaten Pati, H. Ali Badrudin, SE, memimpin langsung rapat kerja bersama kelompok tani dari Desa Pasuruan, Kecamatan Kayen, guna mencari solusi konkret atas fenomena fuso atau gagal panen yang melanda wilayah tersebut.
Rapat kerja yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Rabu (03/06/2026) ini digelar secara khusus.
Agendanya adalah untuk mendengarkan langsung keluhan dari para petani terdampak, sekaligus merumuskan langkah penanganan yang cepat, tepat, dan transparan.
Penyelesaian Berjenjang di Tingkat Kecamatan
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan beserta jajaran anggota DPRD Kabupaten Pati khususnya dari Komisi B dan Komisi D memberikan arahan strategis terkait birokrasi penanganan masalah.
DPRD menyarankan agar penyelesaian masalah gagal panen ini terlebih dahulu dimatangkan di tingkat kecamatan.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga transparansi data serta menghindari adanya dugaan atau prasangka negatif di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan semua proses berjalan transparan. Oleh karena itu, koordinasi di tingkat kecamatan harus diperkuat terlebih dahulu agar penataan data petani yang terdampak fuso benar-benar akurat,” ujar H. Ali Badrudin.
Menindaklanjuti hasil pertemuan, DPRD Kabupaten Pati menegaskan bahwa penanganan dampak fuso tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
Penyelamatan sektor pertanian di Kecamatan Kayen ini akan dikawal ketat melalui koordinasi aktif dengan berbagai instansi terkait.
Beberapa poin kolaborasi taktis yang disepakati meliputi:
1. Koordinasi Bersama BPBD
Melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati untuk memetakan dampak kebencanaan pada sektor lahan pertanian.
2. Optimalisasi Dinas Pertanian
Mendorong Dinas Pertanian di masing-masing kecamatan untuk memberikan pendampingan teknis dan menyalurkan bantuan yang tepat sasaran.
3. Pengawalan Ketat Komisi Terkait
Komisi B dan Komisi D DPRD Pati berkomitmen memonitor setiap perkembangan di lapangan.
Melalui rapat kerja ini, DPRD Kabupaten Pati kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ketahanan pangan daerah.
Pemerintah daerah diharapkan dapat segera merealisasikan solusi nyata serta memberikan perhatian khusus bagi para petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE