KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna
0:00
--:--
KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Ekonomi

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna

X
KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna
Baca 13 detik
  • Pengguna LRT Jabodebek melonjak: 21,05 juta (2024) jadi 28,81 juta (2025), rata-rata harian capai 120 ribu.
  • KAI perbanyak tenant dan layanan pendukung di stasiun untuk ciptakan ruang publik praktis, bukan sekadar transit.
  • Kolaborasi dengan mitra usaha dikembangkan untuk ekosistem komersial terintegrasi demi kenyamanan perjalanan.

Infodagang.com, Jakarta Seiring kenaikan pengguna LRT Jabodebek, KAI kembangkan layanan pendukung & tenant di area stasiun. Tahun 2024 melayani 21,05 juta pengguna, naik jadi 28,81 juta di 2025. Jan–Mei 2026 sudah 13,21 juta pengguna atau +23% YoY. Rata-rata harian hari kerja naik dari 100 ribu di 2025 jadi 120 ribu di 2026. KAI ingin stasiun jadi ruang publik yang praktis, bukan cuma titik transit. Kehadiran tenant memudahkan pengguna dapat kebutuhan cepat sebelum/sesudah perjalanan. Ke depan KAI akan terus kolaborasi dengan mitra usaha untuk ekosistem komersial terintegrasi, demi pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.

Seiring meningkatnya pengguna LRT Jabodebek, mendorong KAI terus mengembangkan layanan pendukung di area stasiun untuk menghadirkan perjalanan yang lebih praktis dan nyaman bagi pengguna. Pengembangan tersebut juga merupakan upaya KAI dalam menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan ketersediaan berbagai layanan dan kebutuhan sehari-hari di lingkungan stasiun guna mendukung mobilitas mereka.

Sebagai moda transportasi perkotaan yang melayani mobilitas masyarakat setiap hari, LRT Jabodebek tidak hanya berfokus pada layanan perjalanan yang aman dan tepat waktu, tetapi juga berupaya menghadirkan fasilitas pendukung yang dapat membantu memenuhi kebutuhan pengguna selama perjalanan maupun saat berada di area stasiun.

Kehadiran tenant di area stasiun diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memperoleh kebutuhan secara cepat dan praktis, baik sebelum memulai perjalanan maupun setelah tiba di stasiun tujuan. Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem layanan yang mendukung aktivitas masyarakat urban yang memiliki mobilitas tinggi.

Kebutuhan terhadap layanan pendukung tersebut sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jabodebek yang terus meningkat. Pada tahun 2024, LRT Jabodebek melayani 21.055.870 pengguna dan meningkat menjadi 28.816.787 pengguna pada tahun 2025. Sementara pada periode Januari hingga Mei 2026, jumlah pengguna mencapai 13.211.856 pengguna atau meningkat sekitar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, rata-rata jumlah pengguna harian pada hari kerja juga meningkat dari sekitar 100 ribu pengguna pada tahun 2025 menjadi sekitar 120 ribu pengguna pada periode Januari hingga Mei 2026. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat Jabodetabek, sehingga kebutuhan akan layanan pendukung yang mudah diakses juga terus berkembang.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pengembangan layanan pendukung dilakukan untuk memberikan kemudahan tambahan bagi pengguna dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Pertumbuhan jumlah pengguna menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Karena itu, kami terus menghadirkan layanan pendukung yang dapat membantu pengguna memenuhi kebutuhannya secara lebih praktis selama berada di area stasiun maupun saat menggunakan LRT Jabodebek,” ujar Radhitya.

Menurutnya, kehadiran tenant tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna LRT Jabodebek dalam mobilitasnya.

“KAI ingin stasiun tidak hanya berfungsi sebagai titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga menjadi ruang yang mampu mendukung kebutuhan pengguna selama beraktivitas. Dengan semakin lengkapnya layanan yang tersedia, pengguna dapat merasakan manfaat lebih dari penggunaan transportasi publik,” tambahnya.

KAI akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra usaha untuk menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pengguna. Melalui pengembangan ekosistem komersial yang terintegrasi dengan layanan transportasi,

KAI akan terus mengembangkan layanan pendukung di lingkungan LRT Jabodebek melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi ruang publik yang tidak hanya mendukung perpindahan orang, tetapi juga mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dalam menjalankan mobilitas sehari-hari.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Advertisement

Next Article

Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan Operasional Panti Asuhan di Semarang melalui PTPN I Regional 3

Keywords Berita
Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.