Infodagang.com, PATI – Kepala DPUTR Pati, Riyoso mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, meninjau langsung kondisi jalan rusak di Dukuh Gelur, Desa Tompegunung, Kecamatan Sukolilo, Sabtu (20/6).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui DPUTR memastikan perbaikan ruas jalan yang telah dikeluhkan warga selama puluhan tahun ini akan segera direalisasikan.
Proyek ini rencananya dianggarkan dalam APBD Perubahan 2026 dengan alokasi sekitar Rp3 miliar untuk penanganan jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer.
Kepala DPUTR Pati, Riyoso, menjelaskan bahwa peninjauan ini merupakan tindak lanjut cepat setelah pihaknya menerima aduan dari masyarakat mengenai kerusakan jalan penghubung antara Desa Tompegunung (Kecamatan Sukolilo) dan Desa Durensawit (Kecamatan Kayen).
”Kami mendampingi Pak Plt Bupati untuk melakukan survei langsung. Beliau menuturkan bahwa anggaran perbaikan ini bakal dimasukkan pada APBD Perubahan,” ujar Riyoso di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut, Riyoso memaparkan bahwa proyek perbaikan jalan ini belum terakomodasi dalam APBD murni tahun anggaran 2026.
Oleh karena itu, Pemkab Pati mengambil langkah taktis melalui APBD Perubahan agar aspirasi mendesak dari warga bisa segera terealisasi tahun ini.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini disambut antusias oleh warga setempat.
Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan urat nadi dan akses utama bagi aktivitas harian masyarakat, mulai dari jalur transportasi anak sekolah, akses menuju fasilitas kesehatan, pasar, hingga jalur distribusi hasil pertanian.
Perangkat Desa Tompegunung, Sumarlan, yang ikut hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan besar dari seluruh warga desa.
“Semoga bisa segera dibangun. Jalan di sini sudah rusak selama puluhan tahun. Padahal, setiap hari dilewati warga untuk ke sekolah, rumah sakit, ke pasar, dan aktivitas ekonomi lainnya. Harapan kami, pembangunan bisa cepat berjalan dan dituntaskan sampai selesai,” ungkap Sumarlan.
Dengan masuknya rencana intervensi infrastruktur ini ke dalam skema APBD Perubahan 2026, masyarakat berharap mobilitas transportasi di wilayah Sukolilo dan Kayen dapat segera pulih.
Infrastruktur yang mantap diyakini akan mendongkrak roda perekonomian dan kesejahteraan warga sekitar. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE