Hukum Perdagangan Internasional hingga Siber Jadi Fokus Magister Hukum Bisnis BINUS University
0:00
--:--
Hukum Perdagangan Internasional hingga Siber Jadi Fokus Magister Hukum Bisnis BINUS University
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Ekonomi

Hukum Perdagangan Internasional hingga Siber Jadi Fokus Magister Hukum Bisnis BINUS University

X
Magister Hukum Bisnis BINUS University (1)
Baca 14 detik
  • - BINUS luncurkan Magister Hukum Bisnis, siapkan profesional hadapi tantangan hukum era digital dan globalisasi.
  • - Program fokus pada hukum perdagangan internasional, Cyber Law, ICT Law, dan Digital Forensics.
  • - Hybrid learning 18 bulan, terbuka untuk lulusan berbagai disiplin ilmu, kelas perdana September 2026.

Infodagang.com – BINUS University melalui BINUS Graduate Program secara resmi meluncurkan Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law, sebuah program S2 yang dirancang untuk mempersiapkan profesional dan calon pemimpin masa depan agar mampu menghadapi tantangan hukum di era digital dan globalisasi.

Transformasi digital yang dipicu oleh perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), ekonomi digital, dan perdagangan internasional telah mengubah cara dunia bisnis beroperasi.

Di tengah perubahan tersebut, berbagai isu hukum baru terus bermunculan, mulai dari keamanan siber, perlindungan data, sengketa bisnis digital, hingga kompleksitas regulasi dalam perdagangan lintas negara. Kondisi ini menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu melihat keterkaitannya dengan teknologi, bisnis, dan dinamika global.

Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University melalui BINUS Graduate Program secara resmi meluncurkan Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law, sebuah program S2 yang dirancang untuk mempersiapkan profesional dan calon pemimpin masa depan agar mampu menghadapi tantangan hukum di era digital dan globalisasi.

Peluncuran program ini diselenggarakan di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek, Jakarta Barat (26/6) dan dihadiri oleh mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, regulator, dan khalayak umum.

Acara dibuka oleh Direktur BINUS Graduate Program, Prof. Dr. Sani M. Isa, S.Si, M.Kom dan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), Dr. Hermansyah Dulaimi.

Dilanjutkan dengan keynote session yang menghadirkan Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H. dan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, B.A., M.S.c.

Dalam paparannya, keynote speakers menyoroti pentingnya kesiapan regulasi dan sumber daya manusia dalam menghadapi percepatan transformasi digital yang memengaruhi aktivitas perdagangan, investasi, dan bisnis di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, dibahas pula bagaimana hukum harus mampu berkembang secara adaptif agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha yang terus berubah.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, BINUS University juga menggelar seremoni peluncuran Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law yang menandai komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan hukum yang relevan dengan tantangan masa depan. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan perspektif multidisipliner yang menghubungkan aspek hukum, bisnis, teknologi, dan hubungan internasional.

Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law BINUS University memiliki fokus pada hukum perdagangan internasional yang diperkuat dengan pemahaman mengenai Cyber LawICT Lawdan Digital Forensics.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai isu hukum yang muncul dalam ekosistem bisnis modern, termasuk transaksi digital, keamanan siber, perlindungan data, perdagangan internasional, serta penyelesaian sengketa yang melibatkan teknologi.

Berbeda dengan program magister hukum pada umumnya, Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law BINUS University terbuka bagi lulusan dari berbagai disiplin ilmu. Pendekatan ini

memberikan kesempatan bagi para profesional dari latar belakang bisnis, teknologi, komunikasi, pemerintahan, maupun bidang lainnya untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai aspek hukum yang semakin penting dalam dunia kerja dan industri.

Program ini juga mengadopsi model pembelajaran hybrid learning yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan secara fleksibel melalui kombinasi kelas daring dan luring. Selain itu, durasi studi 18 bulan yang diterapkan memungkinkan proses studi berlangsung lebih efisien sehingga mendukung kebutuhan para profesional yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas karier mereka.

Rangkaian peluncuran turut menghadirkan talkshow bertema ‘Law in the Age of AI and Digital Economy in International Trade’ yang mempertemukan perspektif akademisi dan praktisi dalam membahas berbagai isu hukum kontemporer.

Sesi ini menghadirkan Yakup Putra Hasibuan, CEO Perqara dan pengacara di Hasibuan & Hasibuan, Dr. Tia Mariatul Kibtiah dari Dosen International Relation BINUS University, serta Dr. Muhammad Reza Syariffudin Zaki, Dosen Business Law BINUS University sekaligus Managing Partner Reza Zaki Law Firm.

Diskusi menyoroti berbagai perkembangan yang tengah membentuk lanskap hukum bisnis global. Dari sisi teknologi, pembahasan mencakup perkembangan cyber law, praktik litigasi modern, penyelesaian sengketa bisnis, hingga tantangan hukum yang muncul dalam ekosistem digital dan platform teknologi.

Para pembicara juga membahas bagaimana perubahan geopolitik dan geoekonomi global semakin memengaruhi arah perdagangan internasional, investasi, serta pembentukan kebijakan hukum di berbagai negara.

Perspektif hubungan internasional turut menjadi sorotan, khususnya terkait dinamika konflik global, peran ASEAN, serta implikasinya terhadap stabilitas kawasan dan perkembangan regulasi di berbagai negara. Dalam konteks tersebut, hukum bisnis dinilai memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan berbagai perubahan yang terjadi di tingkat global.

Melalui diskusi tersebut, para peserta memperoleh gambaran mengenai bagaimana perkembangan teknologi, perdagangan internasional, dan geopolitik global kini saling terhubung dan memengaruhi praktik hukum modern. Situasi ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap profesional hukum yang memiliki perspektif multidisipliner semakin penting di masa mendatang.

“Dengan diluncurkannya Magister Hukum Bisnis/Master of Business Law, kami berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi profesional yang mampu memahami kompleksitas hubungan antara hukum, bisnis, teknologi, dan dinamika global, sekaligus menghadirkan solusi yang relevan bagi perkembangan industri dan masyarakat,” ujar Prof. Dr. Shidarta, S.H., M.Hum selaku Head of Program Master of Business Law BINUS University.

Ia menambahkan bahwa penerimaan mahasiswa untuk kelas perdana pada September 2026 telah dibuka dan ini menjadi bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang selaras dengan semangat fostering and empowering the society in building the nation. ***

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Advertisement

Next Article

Bank Raya Luncurkan Raya Active, Fitur Bank Digital Inovatif yang Ajak Masyarakat Aktif Bergerak untuk Capai Tabungan Impian

Keywords Berita
Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.