Infodagang.com, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tengah mematangkan skema subsidi angkutan sekolah gratis bagi pelajar.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan sarana transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi para peserta didik.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat meluncurkan Trayek Angkutan Sekolah “AKU SADAR” (Awak Angkutan Perdesaan Berdaya dan Sejahtera) di SMP Negeri 4 Pati, Selasa (21/7/2026).
Program yang diinisiasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati ini mengusung dua misi utama: meningkatkan keselamatan siswa saat berangkat dan pulang sekolah, serta menghidupkan kembali moda transportasi angkutan perdesaan (angdes).
“Keselamatan anak-anak saat berangkat dan pulang sekolah harus menjadi prioritas utama. Karena itu, kami akan mengkaji berbagai skema subsidi transportasi sekolah dari daerah lain sebagai referensi. Target kita, layanan angkutan sekolah gratis yang aman dan nyaman bisa terwujud di Pati,” ujar Chandra.
Standar Kelayakan Armada dan Larangan Motor Bagi Siswa
Chandra menegaskan, seluruh armada angkutan sekolah wajib memenuhi standar kelayakan jalan.
Keamanan armada menjadi kunci agar para siswa merasa nyaman, sekaligus memberikan rasa tenang bagi para orang tua.
Selain itu, ia menyoroti maraknya pelajar tingkat SMP yang membawa sepeda motor sendiri padahal belum cukup umur.
“Masih banyak siswa SMP yang mengendarai sepeda motor meski belum memenuhi syarat secara hukum. Saya mengajak pihak sekolah, guru, orang tua, hingga kepolisian untuk bersama-sama mengawasi agar siswa yang belum cukup umur tidak membawa motor ke sekolah,” tegasnya.
Tak hanya untuk rute harian, Pemkab Pati juga mendorong pemanfaatan angkutan perdesaan ini untuk kegiatan luar kelas (outing class).
Skema ini dinilai mampu menunjang pembelajaran lapangan sekaligus menggerakkan sektor pariwisata lokal.
Strategi Empat Langkah Program AKU SADAR
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati, Tony Romas Indriarsa, menjelaskan bahwa program AKU SADAR dirancang melalui empat langkah strategis:
1. Pengembangan trayek khusus angkutan sekolah.
2. Kerja sama layanan angkutan untuk kegiatan outing class sekolah.
3. Peningkatan kapasitas dan profesionalisme pengemudi.
4. Penerapan subsidi angkutan sekolah gratis secara bertahap mulai tahun 2027.
“Program ini dirancang untuk mengurangi kemacetan lalu lintas pada jam rawan sekolah, menekan penggunaan sepeda motor oleh pelajar di bawah umur, sekaligus mendongkrak kesejahteraan sopir angkutan perdesaan melalui optimalisasi armada,” terang Tony.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Kepala Jasa Raharja Pati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, jajaran OPD terkait, Kadisdikbud beserta seluruh Kepala SMP Negeri se-Kota Pati, Ketua DPC Organda, hingga Ketua Koperasi Armada Sejahtera.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan simulasi penggunaan angkutan sekolah oleh perwakilan siswa-siswi SMP Negeri 4 Pati bersama para pengemudi angkutan perdesaan yang bertugas. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE