Infodagang.com, PATI – Kabupaten Pati terus menempatkan dirinya sebagai daerah terdepan dalam pengembangan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) menjadi sorotan utama di mana Pati mencatatkan prestasi nasional sebagai daerah pertama yang tuntas menyelesaikan pembentukan badan hukum Kopdes untuk seluruh desa.
Pati Tuntaskan Pembentukan Badan Hukum 100%
Pada periode Mei hingga Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Pati berhasil menuntaskan pembentukan badan hukum Administrasi Hukum Umum (AHU) untuk Koperasi Desa Merah Putih di 406 desa.
Capaian 100% ini menegaskan komitmen kuat Pemkab Pati dalam mengintegrasikan koperasi sebagai pilar utama kemandirian ekonomi desa.
Bupati Pati, Sudewo, bahkan menyatakan kesiapan Pati untuk menjadi pusat gerakan Kopdes Merah Putih Indonesia, berharap koperasi ini mampu mengubah tatanan sosial dan ekonomi masyarakat desa secara nyata.
Mekanisme dan Dukungan Pemerintah
Pembentukan Kopdes Merah Putih ini merupakan program strategis nasional yang bertujuan memangkas rantai tengkulak dan meningkatkan kesejahteraan petani serta nelayan di desa.
- Dukungan Dana: Pemkab Pati diketahui telah mengalokasikan dana operasional dari berbagai sumber, termasuk Dana Desa (DD), dengan batas maksimal 3% dari total DD, untuk membiayai sosialisasi, musyawarah desa (Musdes), hingga penyusunan akta notaris.
- Peran Lintas Sektor: Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) RI menegaskan bahwa program Kopdes Merah Putih di Pati dirancang untuk terintegrasi dengan sektor perikanan, pertanian, wisata, dan ketahanan pangan. Potensi hasil bumi seperti ikan nila, bandeng, dan hasil tani dari desa-desa di Pati didorong untuk bisa menembus pasar ekspor.
- Percontohan Nasional: Koperasi Merah Putih di Pati juga telah ditetapkan sebagai salah satu koperasi percontohan nasional oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI, menunjukkan keberhasilan model yang diterapkan di Kabupaten Pati.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meskipun capaian pembentukan badan hukum sudah tuntas, tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah memastikan eksistensi dan keberlanjutan operasional Kopdes, termasuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang.
Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati terus berupaya melakukan penguatan dengan memberikan pendidikan anti korupsi kepada ASN serta menyelenggarakan rapat koordinasi pengawasan untuk memastikan koperasi berjalan sesuai prinsip-prinsip good governance.
Harapannya, Kopdes Merah Putih tidak hanya berhenti di tahap administrasi, tetapi benar-benar menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi rakyat yang mampu menciptakan lompatan kesejahteraan di akar rumput.






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE