Sinergi Lintas Daerah: Pemprov Jateng Gandeng BBWS dan BPBD Tuntaskan Banjir Maut di Pantura
0:00
--:--
Sinergi Lintas Daerah: Pemprov Jateng Gandeng BBWS dan BPBD Tuntaskan Banjir Maut di Pantura
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Isu Global

Sinergi Lintas Daerah: Pemprov Jateng Gandeng BBWS dan BPBD Tuntaskan Banjir Maut di Pantura

X
Sinergi Lintas Daerah: Pemprov Jateng Gandeng BBWS dan BPBD Tuntaskan Banjir Maut di Pantura
Baca 11 detik
  • Gubernur Jateng pastikan penanganan banjir Semarang-Demak intensif libatkan seluruh OPD.
  • Delapan pompa air kapasitas 1.900 liter/detik dikerahkan 24 jam atasi genangan.
  • Banjir akibat curah hujan tinggi; Pemprov Jateng siapkan sodetan dan pantau kondisi.

Infodagang.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi memastikan penanganan banjir yang melanda Kota Semarang dan Kabupaten Demak terus dilakukan secara intensif sejak hari pertama kejadian.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait telah dimobilisasi penuh untuk mengatasi dampak bencana ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Luthfi usai penandatanganan nota kesepahaman antara Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Jumat (24/10/2025) malam.

“Terkait banjir di Semarang dan Demak, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah kita turunkan,” tegas Luthfi, menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi dalam merespons bencana ini.

Fokus pada Evakuasi, Logistik, dan Infrastruktur

Sejumlah langkah tanggap darurat telah diimplementasikan di lapangan. Upaya yang dilakukan mencakup pendirian dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik korban, penambahan kapasitas pompa penyedot air, hingga pengerahan petugas untuk mengatur lalu lintas yang terhambat, terutama di jalur Pantura.

Luthfi juga telah menginstruksikan seluruh dinas dan stakeholder terkait untuk terus memantau kondisi dan mengambil langkah cepat.

Penanganan jangka pendek yang disiapkan mencakup pembuatan sodetan-sodetan di lokasi banjir, yang harus dipersiapkan secara matang mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

“Kita akan lakukan pantauan terus dengan seluruh OPD, serta jajaran di Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Secara langsung, Provinsi dan Kabupaten/Kota akan bekerja sama,” tambahnya, menekankan sinergi antar-wilayah.

Sebelumnya, diketahui curah hujan tinggi di beberapa wilayah Jawa Tengah telah mengakibatkan genangan dan banjir di sejumlah titik kritis, termasuk Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Grobogan.

Banjir di Semarang dan Demak bahkan sempat melumpuhkan sebagian jalur utama Pantura.

8 Pompa Disiagakan 24 Jam

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, mengonfirmasi bahwa tim gabungan dari BPBD Jateng, BPBD Kota Semarang dan Kabupaten Demak, relawan, TNI, Polri, serta masyarakat, telah melakukan langkah cepat sejak awal kemunculan banjir.

“Dapur umum sudah disiapkan, bantuan logistik sudah kami distribusikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusdataru Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan fokus utama penanganan adalah penyedotan air genangan secara masif. Total delapan pompa berkekuatan besar telah dikerahkan hingga Jumat (24/10/2025).

“Delapan pompa tersebut diperkirakan dapat menyedot air hingga 1.900 liter per second, dan aktif selama 24 jam,” jelas Henggar.

Pompa-pompa tersebut dipasang di titik-titik vital, yaitu satu pompa di sekitar Kali Tenggang, dua pompa di Terboyo, dan tiga pompa di Kali Sringin.

Selain itu, dua pompa tambahan dari Balai PSDA Tegal dan Kudus akan dipasang di titik yang efektif untuk pembuangan air, bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Banjir Murni Curah Hujan Tinggi

Terkait spekulasi penyebab banjir, Henggar menegaskan bahwa timnya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Kami cek, tidak ada kaitan dengan pembangunan tol. Ini karena curah hujan yang begitu tinggi, karena hujan deras dalam beberapa hari terakhir,” pungkas Henggar, memastikan bahwa tingginya intensitas hujan adalah faktor utama terjadinya genangan masif. (red)

Advertisement

Next Article

Modus Kejahatan Siber Baru: Undangan Pernikahan APK di WhatsApp Kuras M-Banking Korban

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.