Infodagang.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin, 13 Oktober 2025, diprediksi akan bergerak di rentang terbatas dengan kecenderungan menguat tipis (sideways cenderung bullish).
Pergerakan ini akan dipengaruhi oleh upaya rebound setelah penguatan terbatas di akhir pekan sebelumnya serta dipicu oleh sentimen global dan domestik.
Pada penutupan perdagangan Jumat (10/10/2025), IHSG berhasil ditutup menguat tipis 0,08% di level 8.257,86, didukung oleh aksi beli investor asing (net buy) yang cukup signifikan.
Faktor Penggerak Utama:
Sentimen Global: Pasar akan mencermati perkembangan terkini dari negosiasi dagang AS-China, serta rilis data-data ekonomi penting dari Amerika Serikat dan Tiongkok yang dapat memengaruhi sentimen risiko global.
Optimisme terhadap potensi kebijakan moneter longgar dari bank sentral utama dunia, seperti The Fed, masih menjadi penopang utama pasar saham secara global.
Aksi Korporasi & Sektoral: Fokus investor diprediksi tertuju pada saham-saham di sektor yang menunjukkan momentum positif.
Pada akhir pekan sebelumnya, sektor Transportasi & Logistik serta Infrastruktur menjadi penggerak utama.
Selain itu, saham-saham dengan fundamental kuat (big caps) di sektor perbankan dan energi berpeluang menjadi target akumulasi.
Analisis Teknikal: Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren uptrend jangka menengah.
Namun, indikator jangka pendek menunjukkan adanya potensi konsolidasi (overbought) setelah kenaikan yang cukup kencang.
Level support diperkirakan berada di kisaran 8.200-8.225, sementara level resistance ada di 8.280-8.300.
Rekomendasi Analis:
Analis merekomendasikan investor untuk menerapkan strategi trading buy pada saham-saham pilihan yang didukung oleh katalis positif domestik dan valuasi yang menarik.
Investor disarankan untuk memperhatikan area support dan resistance kunci sebagai titik masuk dan keluar.
Estimasi Pergerakan:
- Rentang Harian: 8.200 – 8.300
- Kecenderungan: Menguat Terbatas (Sideways Cenderung Bullish)
Disclaimer: Berita ini hanyalah prediksi berdasarkan analisis terkini. Keputusan investasi tetap berada di tangan masing-masing investor.








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE