Infodagang.com, JAKARTA – PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) resmi mengumumkan perkembangan terbaru terkait aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback).
Emiten produsen keramik terkemuka ini melaporkan telah menyerap sebanyak 20,4 juta lembar saham atau setara dengan kurang lebih 0,28% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Dalam pengumuman resminya, manajemen mengungkapkan total dana yang telah digelontorkan untuk aksi ini mencapai Rp10,9 miliar.
Detail Harga Pelaksanaan Buyback
Berdasarkan total nilai transaksi dan jumlah saham yang dibeli, ARNA mengeksekusi buyback tersebut dengan harga rata-rata sekitar Rp536 per lembar saham.
Langkah ini dipandang sebagai upaya perseroan dalam menjaga stabilitas harga saham di pasar serta memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham di tengah fluktuasi pasar modal.
Realisasi Dana Alokasi Buyback
Sebelumnya, manajemen ARNA telah menyiapkan dana yang cukup besar untuk mendukung aksi korporasi ini. Berikut adalah rincian rencana awal vs realisasi sementara:
-
Total Alokasi Dana: Rp50 Miliar
-
Periode Pelaksanaan: 24 Oktober 2025 – 23 Januari 2026
-
Dana Terpakai: Rp10,9 Miliar (Sekitar 21,8% dari total anggaran)
-
Jumlah Saham Dibeli: 20,4 Juta Lembar
Meskipun periode buyback yang diumumkan sebelumnya telah berakhir pada 23 Januari 2026, perseroan menunjukkan komitmennya dalam memanfaatkan cadangan kas untuk memperkuat struktur permodalan melalui penyerapan saham beredar di publik.
Dampak bagi Investor
Aksi buyback biasanya memberikan sinyal positif kepada pasar bahwa manajemen menganggap harga saham perusahaan saat ini masih undervalued atau di bawah nilai intrinsiknya.
Selain itu, dengan berkurangnya jumlah saham yang beredar, rasio laba per saham atau Earnings Per Share (EPS) berpotensi mengalami peningkatan secara teknis.
Hingga penutupan perdagangan terakhir, saham ARNA terus menjadi perhatian pelaku pasar seiring dengan efisiensi biaya produksi dan penguatan pangsa pasar keramik nasional. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE