Tahun Baru 2026 di Pati: Fokus Keprihatinan, Pesta Rakyat Ditiadakan
0:00
--:--
Tahun Baru 2026 di Pati: Fokus Keprihatinan, Pesta Rakyat Ditiadakan
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Tahun Baru 2026 di Pati: Fokus Keprihatinan, Pesta Rakyat Ditiadakan

X
Ilustrasi berita: Tahun Baru 2026 di Pati: Fokus Keprihatinan, Pesta Rakyat Ditiadakan - Sawila.id

Infodagang.com, PATI – Suasana malam pergantian tahun menuju 2026 di Kabupaten Pati dipastikan akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati secara resmi melarang adanya pesta kembang api dan konsentrasi massa yang berlebihan.

Keputusan tegas ini disampaikan langsung oleh Bupati Pati, Sudewo, usai memimpin Rapat Pengarahan menyongsong Tahun Baru 2026 di Pendopo Kabupaten, Senin (29/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Desa (Kades), Camat, hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dasar Larangan: Instruksi Kapolri

Sudewo menjelaskan, kebijakan ini bukan tanpa dasar. Langkah ini menindaklanjuti surat resmi dari Kapolresta Pati Nomor R/1081/XII/IPP/2025 tertanggal 29 Desember 2025.

Surat tersebut merujuk pada telegram Kapolri Nomor STR/3788/XII/YAN.2.7./2025 tanggal 24 Desember 2025.

Isinya menegaskan bahwa Polri tidak akan menerbitkan izin atau rekomendasi untuk penggunaan bunga api serta kegiatan keramaian berskala besar dalam perayaan tahun baru kali ini.

“Langkah ini juga wujud empati dan keprihatinan kita atas rentetan bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di sejumlah daerah di Indonesia. Jadi, tidak ada euforia berlebihan dan foya-foya,” tegas Sudewo.

Ultimatum Anti-Maksiat

Bupati meminta seluruh elemen, khususnya aparatur desa, untuk memastikan wilayahnya kondusif.

Ia memberikan ultimatum keras agar tidak ada aktivitas negatif yang meresahkan masyarakat.

“Saya minta Kades jaga desanya. Jangan sampai ada tawuran, pesta minuman keras (mabuk-mabukan), aksi gangster, ataupun balap liar. Kita sambut tahun baru dengan ketertiban,” imbaunya.

Stop Politik, Fokus Target Pertanian

Selain isu keamanan, Sudewo memanfaatkan momen tersebut untuk “menyentil” kinerja para Kepala Desa.

Ia meminta para Kades untuk berhenti bermain politik praktis dan kembali fokus pada tugas utama melayani masyarakat serta mengejar target pembangunan daerah.

Beberapa target strategis yang ditekankan antara lain:

“Kepala desa tidak perlu main politik-politikan. Fokus bekerja dengan tulus. Soal politik ada waktunya sendiri. Semua program harus berjalan efektif,” cetusnya.

Anggaran Infrastruktur 2026 Naik

Menutup arahannya, Sudewo membawa kabar baik terkait pembangunan fisik.

Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Pati berkomitmen menggenjot perbaikan infrastruktur jalan.

Alokasi dana penanganan jalan dipastikan lebih besar dibanding tahun 2025, yang bersumber dari kolaborasi APBD Kabupaten, bantuan Pemerintah Provinsi, hingga kucuran dana Pemerintah Pusat. (red)

Advertisement

Next Article

Pesan Wabup Chandra ke FKPPI: Jaga NKRI dan Wisata Lokal

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.