Plt Bupati Pati Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Stop Bayar Pajak
0:00
--:--
Plt Bupati Pati Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Stop Bayar Pajak
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Plt Bupati Pati Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Stop Bayar Pajak

X
Plt Bupati Pati Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Stop Bayar Pajak

Infodagang.com, PATI — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberikan respons tegas terkait maraknya isu ajakan berhenti membayar pajak kendaraan yang viral di media sosial.

Di sela kunjungannya ke RSUD RAA Soewondo, Jumat (20/2/2026), ia mengimbau warga Bumi Mina Tani agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi narasi menyesatkan.

Pentingnya Pajak untuk Pembangunan

Chandra menegaskan bahwa Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan pilar utama dalam pembiayaan pembangunan daerah.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa kontribusi pajak akan langsung dirasakan manfaatnya oleh publik.

“Saya mengimbau masyarakat Kabupaten Pati untuk tetap taat membayar pajak kendaraan. Ini adalah kewajiban kita bersama. Hasilnya pun akan kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur jalan yang lebih baik hingga pelayanan kesehatan dan pendidikan,” ujar Chandra.

Fakta: Tidak Ada Kenaikan Pajak di 2026

Guna meredam keresahan, Chandra merujuk pada pernyataan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang memastikan tidak ada kenaikan tarif PKB pada tahun 2026.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa posisi beban PKB tahun ini tetap stabil dibandingkan tahun 2025. Bahkan, Pemerintah Provinsi sedang mengkaji langkah-langkah pro-rakyat.

“Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah menginstruksikan pengkajian pemberian relaksasi atau keringanan PKB tahun ini. Ini adalah bentuk empati pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat,” tambah Chandra mengutip kebijakan provinsi.

Pesan Literasi Digital

Menutup pernyataannya, Plt. Bupati Pati menekankan pentingnya literasi digital bagi masyarakat.

Ia berharap warga lebih selektif dalam menyaring informasi yang beredar di ruang siber agar tidak merugikan diri sendiri maupun menghambat progres pembangunan daerah.

Sinergi antara pemerintah yang transparan dan masyarakat yang literat menjadi kunci agar iklim investasi dan kepercayaan publik di Kabupaten Pati tetap terjaga kondusif. (red)

Advertisement

Next Article

Aturan Selama Ramadan di Pati: Pemkab Larang Hiburan Malam Beroperasi

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.