Infodagang.com, BOLOGNA – Industri kecantikan Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional.
Dalam ajang bergengsi Cosmoprof Worldwide Bologna 2026 yang berlangsung pada 26–29 Maret 2026 di Italia, Indonesia sukses mencatatkan transaksi potensial sebesar USD 2,02 juta atau setara dengan Rp34,58 miliar.
Keikutsertaan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Indonesia untuk memperkuat citra produk lokal yang kompetitif, inovatif, dan ramah lingkungan di pasar global.
Produk Unggulan yang Memikat Pasar Eropa
Dalam pameran edisi ke-57 tersebut, produk perawatan rambut dan bulu mata palsu menjadi komoditas yang paling diburu oleh pembeli mancanegara.
Mayoritas minat datang dari negara-negara strategis seperti Hungaria, Polandia, Turki, Spanyol, Swedia.
Wakil Kepala Perwakilan KBRI Roma, Tika Wihanasari, menyatakan bahwa sinergi diplomasi ekonomi menjadi kunci keberhasilan ini.
“Kami terus mendorong kolaborasi antara pelaku usaha nasional dengan mitra internasional guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan ekspor Indonesia,” ujarnya.
Inovasi Bahan Alami Jadi Nilai Jual Utama
Atase Perdagangan (Atdag) RI Roma, Hesty Syntia, mengungkapkan bahwa respons positif pengunjung tak lepas dari kemampuan brand lokal memenuhi standar pasar Eropa yang ketat.
“Penggunaan bahan baku alami yang ramah lingkungan menjadi strategi utama kita. Ini membuktikan bahwa inovasi produk Indonesia sudah setara dengan standar internasional,” jelas Hesty.
Hesty juga berharap kesuksesan empat perusahaan terkurasi tahun ini dapat memicu kepercayaan diri pelaku UMKM sektor kecantikan lainnya untuk mulai merambah pasar Uni Eropa.
Daftar Perusahaan Indonesia di Cosmoprof Bologna 2026
Empat perusahaan yang mewakili Paviliun Indonesia telah melalui proses kurasi ketat berdasarkan kualitas produk, kemasan, dan sertifikasi internasional:
PT Kino Indonesia Tbk: Menampilkan inovasi produk perawatan rambut.
PT Priskilla Prima Makmur: Menghadirkan lini wewangian (parfum) premium.
PT Bio Takara: Memamerkan produk bulu mata palsu berkualitas tinggi.
PT Interhutani: Menonjolkan kekayaan minyak esensial alami.
Andi, Manajer Penjualan Internasional PT Bio Takara, mengaku dukungan dari Atdag RI Roma sangat membantu dalam menjaring pelanggan potensial di Eropa.
Senada dengan itu, Evan Anthony dari PT Priskilla Prima Makmur optimis bahwa kualitas parfum lokal kini sangat diperhitungkan di pasar dunia. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE