Infodagang.com, PATI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Tepat pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memaparkan capaian program rehabilitasi mangrove dalam teleconference bersama Presiden RI yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026).
Agenda daring yang berpusat di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati ini menjadi panggung bagi Pemkab Pati untuk menunjukkan aksi nyata dalam mitigasi bencana pesisir dan perubahan iklim.
Dalam laporannya, Plt Bupati Pati menyampaikan bahwa aksi penghijauan kawasan pesisir di Bumi Mina Tani menunjukkan progres yang signifikan sejak awal tahun.
“Melaporkan untuk Kabupaten Pati, dari mulai Januari sampai Mei 2026 kita sudah menanam mangrove seluas 31,05 hektare,” ujar Chandra.
Aksi penanaman ini mencakup sedikitnya 12.250 batang bibit mangrove.
Program masif ini difokuskan untuk memulihkan fungsi ekosistem pantai serta menekan risiko abrasi yang mengancam wilayah pesisir Pati.
Meski mencatatkan progres positif, Pemkab Pati tetap melakukan evaluasi ketat terkait tingkat keberhasilan tumbuh tanaman di lapangan.
Chandra mengungkapkan, tantangan alam seperti hantaman ombak menjadi catatan penting untuk mematangkan strategi ke depan.
“Kami sudah cek langsung ke lokasi, memang ada beberapa tanaman yang tergerus ombak. Ke depan, metode penanaman akan kita sesuaikan, yaitu sedikit lebih jauh dari bibir pantai agar tanaman dapat tumbuh lebih optimal dan tidak mudah hanyut akibat gelombang,” jelasnya.
Melalui langkah evaluasi dan modifikasi pola tanam ini, Pemkab Pati optimistis program rehabilitasi kawasan pesisir akan berjalan jauh lebih efektif demi menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE