Infodagang.com, PATI — Komitmen Pemerintah Kabupaten Pati dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat semakin diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dinas Kesehatan.
Hal ini terungkap dalam kegiatan bertajuk “Gerakan Posyandu Aktif” yang diselenggarakan di Plaza Pragolo, Pati.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, hadir sebagai narasumber utama.
Acara yang mengusung tema “Dengan Posyandu Wujudkan Masyarakat Sehat Sejahtera” ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK KB Kesehatan Tahun 2025, diinisiasi oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK.
Dalam paparannya, Atik Sudewo menegaskan bahwa PKK memiliki peran yang sangat vital, mulai dari tingkat Kabupaten hingga Desa, dalam mendukung keberhasilan program pembangunan kesehatan melalui Posyandu.
“Acara ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan peran serta tim penggerak PKK di seluruh tingkatan dalam pelaksanaan pembangunan Posyandu,” jelas Atik.
Istri Bupati Pati ini secara khusus menyoroti peran strategis PKK dalam upaya memperkuat kapasitas kader Posyandu.
Penguatan ini menjadi krusial seiring dengan penerapan formasi baru Posyandu, yakni Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM).
“Kami tekankan bahwa peran serta PKK sangat diperlukan untuk kader Posyandu. Tadi kita jelaskan semua, terutama mengenai Posyandu dengan formasi yang baru, yaitu Posyandu 6 SPM,” tambahnya.
Posyandu 6 SPM dirancang untuk memastikan layanan kesehatan dasar yang diterima masyarakat lebih komprehensif dan terstandar, sehingga membutuhkan kader yang siap dan terlatih.
Penguatan sinergi ini juga didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pati.
Kepala Dinas Kesehatan, Luky Pratugas Narimo, turut hadir sebagai narasumber, menyampaikan materi penting terkait peran dan fungsi aktif kader dalam menjalankan operasional Posyandu sehari-hari.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapan para kader dalam mengaplikasikan standar layanan kesehatan terbaru.
Dengan demikian, Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai titik layanan, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam mewujudkan masyarakat Pati yang sehat dan sejahtera.
Menutup sesi, Atik Sudewo menyampaikan harapannya agar implementasi Posyandu 6 SPM dapat segera berjalan optimal.
“Semoga Posyandu 6 SPM di Kabupaten Pati segera berjalan dengan baik, diikuti oleh seluruh Posyandu yang ada di wilayah Kabupaten Pati, dan dapat berjalan lancar demi kesehatan warga,” pungkasnya.







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE