Bedah Strategi: Cara Sudewo Lepas dari Jeratan Utang Rp33 Miliar dan Defisit
0:00
--:--
Bedah Strategi: Cara Sudewo Lepas dari Jeratan Utang Rp33 Miliar dan Defisit
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Bedah Strategi: Cara Sudewo Lepas dari Jeratan Utang Rp33 Miliar dan Defisit

X
Ilustrasi berita: Bedah Strategi: Cara Sudewo Lepas dari Jeratan Utang Rp33 Miliar dan Defisit - Sawila.id

Infodagang.com, PATI – Menghadapi beban pembayaran utang daerah sebesar Rp33 miliar pada tahun 2027, pemerintahan Bupati Sudewo perlu menerapkan strategi “Uang Ketat” (tight money policy) yang dikombinasikan dengan inovasi pendapatan.

Berikut adalah langkah strategis yang dinilai paling realistis:

1. Digitalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Secara Agresif

Untuk menutup kebocoran anggaran, Pemkab harus beralih total ke sistem digital (non-tunai).

  • Fokus: Penerapan E-Retribusi di pasar daerah, parkir tepi jalan, dan tempat wisata.

  • Tujuan: Mencegah kebocoran di lapangan sehingga uang yang masuk ke kas daerah (Kasda) 100% utuh tanpa potongan ilegal.

2. Efisiensi Belanja Rutin & Pemangkasan Seremonial

Melakukan penyisiran ulang terhadap pos Belanja Pegawai dan Belanja Barang Jasa.

3. Intensifikasi Lobi Dana Pusat (DAK & Banprov)

Karena APBD Pati terbebani utang, ketergantungan pada dana transfer harus dimaksimalkan melalui lobi politik dan administratif yang kuat.

  • Fokus: Mengejar Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dari Kementerian PUPR dan Bantuan Keuangan (Banke) dari Provinsi Jawa Tengah.

  • Tujuan: Memastikan proyek infrastruktur besar tetap berjalan menggunakan dana pusat, sementara APBD fokus membayar cicilan utang.

4. Optimalisasi Aset Daerah yang “Tidur”

Menginventarisasi aset tanah atau bangunan milik Pemkab yang mangkrak untuk dikerjasamakan.

5. Kolaborasi CSR untuk Infrastruktur Skala Kecil

Melibatkan perusahaan besar di Pati (pabrik makanan, rokok, dll) untuk mengambil alih beban perbaikan fasilitas umum.

“Jika strategi itu dilakukan oleh Pemerintahan Sudewo, kemungkinan besar Fiskal Pati akan kembali Surplus meskipun dalam kondisi cengkeraman cicilan hutang 2027,” ujar pengamat kebijakan publik yang enggan disebutkan namanya. (red)

Advertisement

Next Article

Pati: Menanti Duet Maut Inovator Pembangunan dan Sang Visioner Teknologi

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.