Rekor Baru Pertanian Rembang: Stok Beras Aman Hingga 2 Tahun Lebih
0:00
--:--
Rekor Baru Pertanian Rembang: Stok Beras Aman Hingga 2 Tahun Lebih
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

Rekor Baru Pertanian Rembang: Stok Beras Aman Hingga 2 Tahun Lebih

X
Rekor Baru Pertanian Rembang Stok Beras Aman Hingga 2 Tahun Lebih

Infodagang.com – REMBANG – Sektor pertanian dan peternakan Kabupaten Rembang sukses mencatatkan rapor hijau di sepanjang tahun 2025.

Tidak tanggung-tanggung, produksi padi di wilayah ini meroket hingga 50 persen, yang berdampak pada surplus stok beras nasional.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Rembang, Agus Iwan, mengungkapkan keberhasilan ini usai mengikuti Panen Raya Nasional bersama Presiden RI secara virtual, Rabu (7/1/2026).

Data mencatatkan total produksi sektor pertanian dan peternakan naik 6,84 persen dibanding tahun sebelumnya.

Lompatan Produksi Padi dan Jagung

Kenaikan paling signifikan terlihat pada komoditas padi. Jika pada 2024 produksi berada di angka 199.331 ton, pada 2025 jumlahnya melambung menjadi 295.825 ton.

“Kenaikan produksi padi kita mencapai lebih dari 50 persen. Hasilnya, Rembang mengalami surplus beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi hingga 30 bulan ke depan,” ujar Agus Iwan bangga.

Tak hanya padi, jagung juga menunjukkan tren positif dengan total produksi mencapai 191.432 ton dan tingkat produktivitas tinggi sebesar 7,6 ton per hektare.

Faktor Kunci: Pupuk Murah dan Cuaca Mendukung Keberhasilan ini tidak datang tiba-tiba. Agus menjelaskan ada tiga faktor utama yang memicu semangat petani di lapangan:

  1. Stabilitas Pupuk: Ketersediaan pupuk yang cukup dengan harga terjangkau.

  2. Infrastruktur: Optimalisasi irigasi perpompaan (irpom) dan bantuan sumur bor di lahan kering.

  3. Kondisi Alam: Cuaca di tahun 2025 yang sangat bersahabat bagi aktivitas tanam.

Hortikultura dan Peternakan Turut Tumbuh

Sektor hortikultura seperti bawang merah dan cabai juga mengalami peningkatan produktivitas.

Sementara itu, di lini peternakan, populasi sapi kini mencapai 110.285 ekor, disusul lonjakan tajam populasi ayam ras pedaging yang menyentuh angka 7,17 juta ekor.

Menjaga Konsistensi Swasembada

Meski meraih hasil memuaskan, Dintanpan Rembang tetap waspada.

Fokus utama ke depan adalah menjaga agar angka produksi tidak mengalami fluktuasi tajam (turun drastis) akibat perubahan iklim atau kendala teknis lainnya.

“Tugas kami selanjutnya adalah menjaga stabilitas ini. Kami ingin prestasi di 2025 menjadi standar baru agar swasembada pangan di Rembang tetap berkelanjutan,” pungkasnya. (red)

Advertisement

Next Article

Warga Bertanya: Di Mana DPRD Saat Pati Dilanda Banjir Besar?

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.