Infodagang.com, PATI – Bupati Pati, Sudewo, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik terdampak banjir besar yang menggenangi wilayah Kabupaten Pati, Sabtu (16/1).
Didampingi Sekda dan Kepala BPBD, Bupati mengunjungi lokasi terparah di Desa Gempolsari (Gabus), Dukuh Ngantru (Mustokoharjo), serta Desa Widorokandang.
Bencana banjir yang kini meluas ke 12 kecamatan tersebut telah merendam sekitar 9.000 rumah warga.
Dampaknya tidak hanya melumpuhkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memicu kemacetan parah di jalur Pantura akibat kerusakan jalan yang signifikan.
Desak Intervensi Pemerintah Pusat
Dalam tinjauannya, Sudewo menegaskan bahwa penanganan banjir di Pati memerlukan campur tangan serius dari Pemerintah Pusat.
Pasalnya, penyebab utama banjir adalah luapan Sungai Juwana yang berada di bawah wewenang Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Saya mohon kepada Bapak Menteri PU agar menurunkan jajaran teknis, baik Dirjen SDA maupun Dirjen Bina Marga. Perlu ada solusi nyata, seperti normalisasi sungai secara menyeluruh dan peninggian tanggul,” ujar Sudewo di sela-sela peninjauan.
Ia juga menyoroti hambatan aliran air di Kecamatan Batangan yang dipicu oleh konstruksi jembatan yang terlalu rendah, sehingga memperparah genangan di wilayah sekitarnya.
Langkah Darurat dan Bantuan Logistik
Sebagai langkah jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Pati berencana melakukan perbaikan infrastruktur vital, termasuk peninggian jalan penghubung Gabus–Pati menggunakan konstruksi beton.
Untuk meringankan beban warga, Pemkab Pati bersama TNI, Polri, PMI, dan relawan terus menyalurkan bantuan logistik.
Di Desa Widorokandang, Bupati menyerahkan bantuan sembako berupa beras dan mie instan secara simbolis.
“Kondisi warga sangat memprihatinkan. Kami pastikan pemerintah hadir. Jika bantuan logistik masih kurang, Baznas akan segera berkoordinasi dengan kepala desa setempat,” tambahnya.
Koordinasi dengan BNPB
Menindaklanjuti skala bencana yang cukup besar, Sudewo mengonfirmasi bahwa Kepala BNPB dijadwalkan akan segera berkunjung ke Pati untuk mengoordinasikan langkah penanganan pascabencana.
“Semoga dengan dukungan BNPB dan kementerian terkait, pemulihan infrastruktur dan penanganan banjir di Pati dapat dilakukan secara permanen dan cepat,” pungkasnya. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE