Infodagang.com, PATI – Polresta Pati mengambil langkah progresif dalam mendukung sektor kesehatan masyarakat.
Guna mewujudkan wilayah bebas dari penyakit menular, Polresta Pati menggelar kegiatan screening dan pelatihan bagi personel Bhabinkamtibmas yang akan diterjunkan langsung untuk melacak penderita Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Pati, Rabu (3/6/2026).
Dalam aksi kemanusiaan ini, Polresta Pati bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Balkesmas, serta yayasan peduli TBC.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam mempercepat penanganan dan pemberantasan TBC di seluruh pelosok daerah.
“Polresta Pati melaksanakan kegiatan screening terkait dengan anggota Bhabinkamtibmas yang akan diterjunkan dalam screening penderita TBC di Kabupaten Pati. Kami menggandeng Dinas Kesehatan dan juga Balkesmas,” ujar Jaka Wahyudi saat memberikan keterangan, Rabu (3/6/2026).
Ratusan Personel dan Relawan Dikerahkan
Upaya masif ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur.
Langkah ini diambil agar pemetaan dan pelacakan suspect TBC bisa berjalan lebih cepat dan akurat.
Berikut adalah rincian total pelibatan personel dalam gerakan berantas TBC di Pati:
– Bhabinkamtibmas Polresta Pati: 254 personel
- Relawan Peduli TBC: Sekitar 120 orang
– Petugas Kesehatan: 29 petugas (tersebar di – setiap Puskesmas se-Kabupaten Pati)
Kejar Target Zero TBC di Kabupaten Pati
Keterlibatan Bhabinkamtibmas dinilai sangat strategis mengingat mereka merupakan ujung tombak kepolisian yang bersentuhan langsung dengan lapisan masyarakat paling bawah.
Kombes Pol Jaka Wahyudi berharap, kehadiran personelnya mampu memperluas jangkauan pelacakan (tracing).
“Harapannya dengan melibatkan Bhabinkamtibmas ini, kita bisa men-tracing seluas-luasnya masyarakat yang terindikasi TBC, sehingga bisa kita obati untuk penyembuhan dan juga untuk pemberantasan penyakit TBC ini,” jelasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, grafik penanganan TBC di Kabupaten Pati menunjukkan tren yang dinamis:
Tahun 2025: Sebanyak 2.600 penderita TBC telah berhasil dijangkau dan diobati.
Tahun 2026 (Hingga Juni): Sudah tercatat sebanyak 1.000 penderita yang terdata.
Melalui perluasan jangkauan ini, petugas di lapangan diharapkan tidak hanya melakukan screening, tetapi juga memberikan edukasi dan pendekatan persuasif kepada warga.
“Harapannya kita bisa memperluas jangkauan dan juga untuk membujuk masyarakat yang terindikasi TBC bisa kita sembuhkan, sehingga Kabupaten Pati bisa zero TBC,” pungkas Kapolresta. (red)








Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE