Infodagang.com, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berkomitmen memperkuat infrastruktur daerah dengan meningkatkan alokasi anggaran pemeliharaan jalan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Tahun 2027.
Tambahan dana ini nantinya akan disalurkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.
Kepastian peningkatan anggaran tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek perbaikan Jalan Tlogowungu–Bapoh pada Senin (6/7/2026).
Langkah ini diambil sebagai strategi taktis pemerintah daerah dalam mempercepat pembenahan fasilitas publik.
Dongkrak Ruang Gerak DPUTR dalam Penanganan Jalan
Menurut Risma Ardhi Chandra, penambahan pagu anggaran ini sangat krusial.
Dengan dana yang lebih memadai, DPUTR Pati diharapkan memiliki ruang eksekusi yang lebih luas dan cepat guna merespons berbagai keluhan serta kebutuhan perbaikan jalan di pelosok kabupaten.
Pemerintah daerah menginginkan agar setiap aduan yang masuk dari masyarakat tidak sekadar menjadi catatan birokrasi, melainkan langsung ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.
Kegiatan peninjauan langsung di ruas Jalan Tlogowungu–Bapoh ini menegaskan komitmen Pemkab Pati untuk terus mengawal kualitas infrastruktur secara berkala.
Hasil dari pantauan langsung ini nantinya akan dijadikan pijakan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Melalui penambahan anggaran pada APBD Murni Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Pati menargetkan pelayanan penanganan jalan rusak nantinya dapat berlangsung lebih cepat,” ujar Risma Ardhi Chandra.
Kebijakan peningkatan anggaran pemeliharaan jalan ini diproyeksikan membawa dampak berantai bagi kemajuan daerah.
Beberapa target utama dari optimalisasi anggaran ini meliputi:
– Akselerasi Mobilitas: Memotong waktu tempuh masyarakat antarwilayah di Kabupaten Pati.
– Kelancaran Distribusi Logistik: Mempermudah jalur transportasi logistik dan distribusi barang.
– Pertumbuhan Ekonomi Lokal: Menstimulasi aktivitas perekonomian di tingkat kecamatan hingga desa agar berjalan lebih produktif. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE