KUHAP Baru Yang Disahkan DPR: Apa Saja Perubahannya?
0:00
--:--
KUHAP Baru Yang Disahkan DPR: Apa Saja Perubahannya?
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / News

KUHAP Baru Yang Disahkan DPR: Apa Saja Perubahannya?

X
KUHAP Baru Yang Disahkan DPR Apa Saja Perubahannya
Infodagang.com, JAKARTA – Setelah melalui proses panjang dan pembahasan mendalam, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya mengesahkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Pengesahan KUHAP baru ini menjadi tonggak penting dalam reformasi sistem peradilan pidana di Indonesia.

Lantas, apa saja perubahan signifikan yang dibawa oleh KUHAP yang baru disahkan DPR ini? Mari kita simak ulasan selengkapnya.

Poin-Poin Penting dalam KUHAP Baru

KUHAP baru ini digadang-gadang membawa sejumlah perubahan fundamental yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keadilan dalam proses peradilan pidana. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan antara lain:

Penguatan Hak-Hak Tersangka dan Terdakwa: KUHAP baru memberikan penekanan lebih besar pada perlindungan hak-hak tersangka dan terdakwa, mulai dari hak untuk mendapatkan bantuan hukum, hak untuk tidak dipaksa memberikan keterangan, hingga hak untuk mendapatkan peradilan yang adil dan imparsial.

Pembatasan Penahanan: KUHAP baru memperketat syarat dan prosedur penahanan, serta membatasi jangka waktu penahanan. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan wewenang dalam proses penahanan.

Peningkatan Peran Teknologi: KUHAP baru memberikan ruang yang lebih luas bagi pemanfaatan teknologi dalam proses peradilan pidana, seperti penggunaan video conference dalam pemeriksaan saksi dan ahli, serta penggunaan sistem informasi untuk pengelolaan perkara.

Pengaturan Restorative Justice: KUHAP baru mengakomodasi prinsip restorative justice sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana.

Restorative justice memungkinkan pelaku dan korban untuk mencapai kesepakatan damai melalui mediasi atau cara lain yang disepakati.

Dampak Pengesahan KUHAP Baru

Pengesahan KUHAP baru oleh DPR ini diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi sistem peradilan pidana di Indonesia.

Dengan adanya KUHAP yang lebih modern dan responsif terhadap perkembangan zaman, diharapkan proses peradilan pidana dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan berkeadilan.

Selain itu, penguatan hak-hak tersangka dan terdakwa diharapkan dapat mencegah terjadinya kesewenang-wenangan dan pelanggaran hak asasi manusia dalam proses penegakan hukum.

Namun demikian, implementasi KUHAP terbaru ini tentunya memerlukan persiapan dan sosialisasi yang matang kepada seluruh aparat penegak hukum dan masyarakat.

Dengan pemahaman dan implementasi yang baik, KUHAP baru diharapkan dapat mewujudkan sistem peradilan pidana yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. (red)

Advertisement

Next Article

Tonggak Sejarah: UU KUHAP Terbaru Disahkan, Hak Tersangka Diperkuat

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.