Infodagang.com, PATI – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati menunjukkan komitmen kuat terhadap pelayanan publik yang prima dengan menggelar evaluasi menyeluruh atas layanan penerbitan paspor bagi Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dan persiapan optimal untuk musim haji tahun mendatang.
Evaluasi dan Persiapan Menuju Haji 2027
Kegiatan koordinasi dan evaluasi layanan keimigrasian ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Pati, Ahmad Zaeni.
Dalam pembahasan tersebut, diketahui bahwa pada tahun 2026, Kantor Imigrasi Pati telah sukses melayani penerbitan dokumen keimigrasian bagi lebih dari seribu jemaah haji dari Kabupaten Pati.
Evaluasi ini bertujuan untuk memetakan keberhasilan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, memastikan layanan keimigrasian di tahun-tahun berikutnya, termasuk bagi CJH 2027, dapat berjalan lebih cepat, mudah, dan merata.
Strategi Pelayanan “Jemput Bola” Buktikan Efektivitas
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati telah menuntaskan seluruh permohonan paspor bagi CJH 2026. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pelayanan yang konsisten dan proaktif, meliputi:
- Layanan di Kantor Imigrasi Pati.
- Layanan di Unit Kerja Keimigrasian (TPI) Pati.
- Pelayanan Jemput Bola melalui program inovatif yang disebut “Evakuasi” (Edukasi dan Evaluasi Keimigrasian), yang fokus dilaksanakan di Pusat Layanan Haji Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.
Strategi jemput bola, khususnya program “Evakuasi,” terbukti efektif dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Mekanisme ini mempercepat proses pelayanan, terutama bagi jemaah lanjut usia, dan memastikan tidak ada hambatan administratif atau teknis jelang keberangkatan.
Pelayanan Humanis: Fokus pada Ketenangan Beribadah
Kepala Kantor Imigrasi Pati, Ahmad Zaeni, menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi intensif antara pihak Imigrasi dan Kantor Kemenag di wilayah kerja.
“Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan ramah bagi seluruh calon jemaah haji. Dengan selesainya proses penerbitan paspor ini, kami berharap para jemaah dapat lebih fokus menyiapkan diri dan siap menunaikan ibadah haji pada tahun 2026,” ujar Ahmad Zaeni.
Menurutnya, layanan paspor bukan sekadar proses administratif, melainkan wujud pengabdian dalam membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan tenang.
Inovasi layanan jemput bola dan evaluasi berkelanjutan merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap kebutuhan umat.
Respon Positif dan Komitmen Masa Depan
Calon jemaah haji menyampaikan apresiasi tinggi atas kemudahan yang ditawarkan, menilai layanan “Evakuasi” sangat membantu, efisien, dan menunjukkan kepedulian pemerintah. Hal ini sejalan dengan semangat “Imigrasi Pati Cepat dan Melayani.”
Kantor Imigrasi Pati menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan layanan serupa di tahun-tahun berikutnya, menjadikan pelayanan keimigrasian yang mudah dijangkau sebagai prioritas utama.
Kegiatan pelayanan paspor CJH 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa Imigrasi Pati hadir sebagai pelayan publik yang aktif, responsif, dan solutif. (red)







Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE