Infodagang.com, PATI – Serangkaian demonstrasi besar yang melanda Kabupaten Pati sejak Agustus 2025 kini memasuki babak baru.
Kebijakan pemangkasan anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD oleh Bupati Pati, Sudewo, diduga kuat menjadi akar masalah utama yang memicu gelombang aksi protes berturut-turut tersebut.
Dugaan ini disampaikan secara tegas oleh Yayak Gundul, seorang tokoh masyarakat dan aktivis lokal yang dikenal vokal.
“Saya menduga kuat, akar masalah dari demo berjilid-jilid ini adalah pemangkasan anggaran Pokir oleh Bupati,” ujar Yayak Gundul saat ditemui di kediamannya, Rabu 15 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, pemangkasan anggaran legislatif tersebut disinyalir berkaitan erat dengan fokus Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kabupaten Pati.
Bupati Sudewo memang diketahui memiliki komitmen kuat dalam memprioritaskan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan.
Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas, melancarkan aktivitas ekonomi, dan memberikan kenyamanan mobilitas bagi masyarakat.
“Kita bisa lihat sendiri, sekarang jalan-jalan protokol di Pati sudah banyak yang bagus. Ini adalah bukti komitmen Bupati Sudewo dalam melaksanakan amanah pembangunan,” tambahnya.
Meskipun mengakui dampak positif perbaikan infrastruktur jalan bagi masyarakat, Yayak Gundul menegaskan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran Pokir ini telah menimbulkan gejolak dan konflik politik yang meluas hingga menjadi aksi unjuk rasa di jalanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Eksekutif (Pemda) maupun Legislatif (DPRD) terkait dugaan yang dilontarkan oleh tokoh masyarakat tersebut.
Awak Media masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan tanggapan resmi dan menyeimbangkan pemberitaan. (red)






Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE