Pelabuhan Juwana Dilirik Tiongkok, Pemkab Pati Kebut Izin
0:00
--:--
Pelabuhan Juwana Dilirik Tiongkok, Pemkab Pati Kebut Izin
Eksplorasi INFODAGANG.COM
Infodagang.com / Industri

Pelabuhan Juwana Dilirik Tiongkok, Pemkab Pati Kebut Izin

X
Pelabuhan Juwana Dilirik Tiongkok, Pemkab Pati Kebut Izin
Baca 11 detik
  • - Pemkab Pati gencar tingkatkan kualitas MPP dan Satgas Percepatan Investasi.
  • - Investor Tiongkok tertarik bangun pelabuhan ikan di Juwana, serap hasil nelayan.
  • - Target investasi 2026 optimis tercapai berkat birokrasi cepat dan transparan.

Infodagang.com, PATIPemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus berupaya memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus memacu percepatan investasi daerah.

Langkah strategis ini dimatangkan melalui Rapat Koordinasi Evaluasi Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Satgas Percepatan Investasi di Ruang Kembang Joyo, Setda Pati, Senin (25/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, didampingi jajaran Forkopimda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam arahannya, Risma Ardhi Chandra menegaskan komitmen Pemkab Pati untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor di berbagai sektor potensial.

Investor Tiongkok Lirik Pelabuhan Juwana

Saat ini, Pemkab Pati tengah menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah penanam modal.

Salah satu yang paling prospektif adalah ketertarikan gabungan investor asal Tiongkok pada sektor maritim.

“Mereka berencana membangun pelabuhan kapal ikan di kawasan Pelabuhan Ujung, Kecamatan Juwana. Ini kabar yang sangat menggembirakan bagi sektor perikanan Kabupaten Pati,” ungkap Chandra.

Menurutnya, para investor asing tersebut tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur pelabuhan, tetapi juga siap menyerap langsung hasil tangkapan perikanan dari nelayan lokal.

Kesiapan MPP dan Kemudahan Izin

Tingginya minat investasi ini, lanjut Chandra, mutlak harus diimbangi dengan pelayanan birokrasi yang cepat, transparan, dan bebas hambatan.

Kehadiran MPP dan Tim Satgas Percepatan Investasi menjadi ujung tombak dalam melayani para pemodal.

“Banyak yang ingin berinvestasi di Kabupaten Pati. Oleh karena itu, kesiapan layanan di MPP sangat krusial. Kami berharap Satgas ini bisa bekerja maksimal mengawal iklim investasi,” tegasnya.

Untuk menjamin kenyamanan investor, Pemkab Pati berkomitmen mempermudah seluruh proses pengurusan dokumen perizinan, mulai dari Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga dokumen pendukung lainnya.

​”Jika investor terlayani dengan baik, mereka pasti akan menginformasikan dan merekomendasikan iklim investasi di Kabupaten Pati kepada perusahaan-perusahaan lain. Dengan kolaborasi ini, kami optimistis target investasi daerah di tahun 2026 dapat tercapai dengan baik,” pungkas Chandra. (red)

(Catatan Redaksional: Istilah “Persetujuan Penggunaan Gedung/PPG” dalam rilis asli telah disesuaikan menjadi “Persetujuan Bangunan Gedung/PBG” agar sesuai dengan nomenklatur perizinan terbaru pengganti IMB).

Advertisement

Next Article

Tembus Pasar Global, Muslim AI Companion Jadi Super-App Ummah Internasional

Traktir Jurnalis Kopi
Suka dengan tulisan jurnalis ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan berita berkualitas.
Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar.
×

Dukung Jurnalisme Kami

Pilih nominal dukungan Anda untuk menyemangati tim redaksi kami.

Rp 10k
Rp 25k
Rp 50k
Secure Payment by DOKU

Halo Pembaca!

Iklan membantu kami membiayai jurnalisme berkualitas. Mohon pertimbangkan untuk menonaktifkan Ad-Blocker kamu di situs ini ya. Terima kasih! 🙏

Lanjut Membaca? Kembali ke posisi terakhir Anda.